Kamis, 14 April 2011

inikah kerjasama?

Kerjasama?
Pentingkah? Menurut aku itu hal penting. Mengapa penting? Karena, kita makhuk sosial yang gak pernah bisa hidup sendiri. Kita butuh orang lain untuk bisa saling melengkapi satu sama lain. Manusia itu gak sempurna, kan? Nah, supaya kita bisa mencapai hasil yang mendekati sempurna, kita perlu bantun orang lain untuk bisa menambah ide dan menyempurnakan sebuah kerjaan.
Tapi, kerja sama itu juga butuh kepedulian, awareness,kreatifitas, dan inisiatif dari pribadi setiap orang dalam sebuah tim. Misalnya, saat atasan mengirimkan email pada salah satu anggota mengenai feedback proyek yang sedang dikerjakan oleh tim itu, maka sudah sewajarnya bila anggota kelompok yang lain minimal menanyakan apakah ada progress mengenai proyek yang sedang dikerjakan. Nah, sudah tugas juga bagi salah satu wakil ini untuk menyebarluaskan informasi pada semua anggotanya. Jadi, saling melengkapi kan?
Contoh lainnya, misalnya proyek yang dikerjakan memang belum beres. Semua anggota kelompok tahu mengenai hal itu. Nah, wajar dong dan memang sudah tugasnya bagi semua anggota kelompok untuk saling mengingatkan. Minimal, mengajak anggota lainnya untuk kerja kelompok.

TAPI..
apa jadinya kalau awareness, kepedulian, kreatifitas, dan inisiatif anggota kelompok lemah? Satu anggota lebih suka mengerjakan semua sendiri, karena dia merasa akan beres jika seperti itu. Anggota yang lain, sebenarnya peduli, tapi dia harus "digeber" sama anggota lainnya untuk mau kerja. Anggota yang satu lagi tipe orang yang santai, tapi hasil kerjanya kadang bagus, kadang buruk. Yang terakhir, dia tipe orang punya banyak ide, tapi dia males dan harus dikejar-kejar untuk bikin deadline. Gak beda jauh sama anggota kelompok yang kedua.

APAKAH ITU SEBUAH TIM?

SIAPA YANG HARUS MENJADI OBOR BAGI ANGGOTA NYA?

YANG PERTAMA, KEDUA, KETIGA, ATAU KEEMPAT?

BAGAIMANA CARA NYA SUPAYA MEREKA BISA LEBIH AWARE DENGAN PROYEK NYA?

jujur, saya pun masih bingung bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Saya sendiri sedang mengalami hal itu. Ada sedikit penyesalan dalam diri saya mengenai pemilihan anggota kelompok. Bagaimana nasib saya nanti?

HANYA WAKTU YANG BISA MENJAWAB..